Hasil Burnley vs Manchester United, Burnley dan Manchester United harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 pada lanjutan pekan ke-21 Premier League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Turf Moor, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB, menjadi sorotan karena menandai debut Darren Fletcher sebagai pelatih interim Manchester United.
Laga ini berjalan menarik dengan tempo tinggi, terutama pada babak kedua. Manchester United sempat bangkit dari ketertinggalan dan berbalik unggul berkat dua gol Benjamin Sesko. Namun, Burnley menunjukkan daya juang tinggi untuk menyamakan kedudukan melalui Jaidon Anthony, sekaligus menggagalkan kemenangan tim tamu.
Hasil imbang ini membuat Manchester United tetap tertahan di posisi keenam klasemen sementara dengan raihan 32 poin. Di sisi lain, Burnley masih terjebak di zona degradasi, tepatnya peringkat ke-19, dengan koleksi 21 poin dari 21 pertandingan.
Debut Darren Fletcher di Tengah Tekanan
Pertandingan ini menjadi ujian perdana bagi Darren Fletcher yang ditunjuk sebagai pelatih interim Manchester United. Eks gelandang Setan Merah itu menghadapi tantangan berat karena harus melawat ke Turf Moor, markas Burnley yang dikenal sulit ditaklukkan, terutama bagi tim-tim papan atas.
Meski Manchester United tampil dominan secara statistik, Fletcher masih harus menerima kenyataan bahwa lini belakang timnya belum sepenuhnya solid. Dua gol Burnley menjadi catatan penting yang harus segera dibenahi jika MU ingin bersaing di papan atas.
Babak Pertama: Burnley Manfaatkan Kesalahan Lawan
Burnley langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal pertandingan. Tim asuhan Scott Parker tampil agresif dengan pressing tinggi, berusaha memanfaatkan momentum bermain di hadapan pendukung sendiri.
Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-13. Gol pembuka Burnley tercipta melalui situasi yang kurang beruntung bagi Manchester United. Sepakan Bashir Humphreys di dalam kotak penalti mengenai tubuh Ayden Heaven. Bola yang berubah arah itu justru masuk ke gawang sendiri, membuat Burnley unggul 1-0 lewat gol bunuh diri sang bek.
Tertinggal satu gol, Manchester United mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Setan Merah banyak mengandalkan sisi sayap untuk membongkar pertahanan Burnley. Pada menit ke-27, Matheus Cunha mendapatkan peluang emas setelah menyambut umpan silang, tetapi sundulannya masih mampu diblok barisan belakang tuan rumah.
Manchester United sempat menyamakan kedudukan satu menit berselang. Lisandro Martinez berhasil menjebol gawang Burnley dari situasi bola mati. Namun, kegembiraan tim tamu tidak berlangsung lama karena wasit Stuart Attwell menganulir gol tersebut usai tinjauan VAR. Keputusan VAR menyatakan adanya pelanggaran dalam proses serangan sebelum gol tercipta.
Menjelang akhir babak pertama, Manchester United kembali memperoleh peluang melalui Manuel Ugarte. Gelandang asal Uruguay itu melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi bola melenceng tipis dari sisi kiri gawang Burnley. Hingga turun minum, Burnley tetap unggul 1-0.
Babak Kedua: Benjamin Sesko Tampil Gemilang
Memasuki babak kedua, Manchester United tampil jauh lebih agresif. Darren Fletcher tampaknya melakukan penyesuaian taktik dengan mendorong para pemainnya bermain lebih direct dan menekan sejak awal.
Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-50. Benjamin Sesko mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan umpan terobosan di dalam kotak penalti. Penyerang asal Slovenia itu menunjukkan ketenangan luar biasa sebelum melepaskan penyelesaian akurat ke sudut kiri gawang Burnley. Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat jalannya pertandingan semakin terbuka.
Tekanan Manchester United terus berlanjut. Enam menit berselang, Bruno Fernandes hampir membawa tim tamu berbalik unggul. Sepakan jarak dekat sang kapten hanya membentur tiang gawang, membuat peluang emas tersebut terbuang sia-sia.
Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-60. Benjamin Sesko kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia sukses menyambut umpan silang Patrick Dorgu dan menaklukkan kiper Burnley untuk membawa Manchester United unggul 2-1. Dua gol ini sekaligus menegaskan peran penting Sesko sebagai tumpuan lini depan Setan Merah.
Burnley Bangkit Lewat Jaidon Anthony
Meski tertinggal, Burnley tidak menyerah begitu saja. Tim tuan rumah mampu merespons dengan cepat dan efektif. Pada menit ke-66, Jaidon Anthony mencetak gol penyeimbang yang menghidupkan kembali harapan Burnley.
Anthony mengontrol bola di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut kanan atas gawang Manchester United. Gol tersebut menjadi bukti kualitas individu Anthony sekaligus kelemahan MU dalam mengantisipasi tembakan dari luar kotak penalti.
Di sisa waktu pertandingan, Manchester United kembali mengambil alih kendali permainan. Peluang demi peluang tercipta melalui Benjamin Sesko dan Shea Lacey. Namun, rapatnya pertahanan Burnley serta kurangnya ketenangan dalam penyelesaian akhir membuat skor tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Statistik Burnley vs Manchester United
Secara statistik, Manchester United tampil sangat dominan, tetapi gagal mengonversi keunggulan tersebut menjadi kemenangan.
- Penguasaan bola: 35% – 65%
- Tembakan: 7 – 30
- Tembakan tepat sasaran: 1 – 10
- Pelanggaran: 9 – 8
- Sepak pojok: 2 – 6
- Kartu kuning: 2 – 0
- Kartu merah: 0 – 0
- Offside: 3 – 0
Susunan Pemain
Burnley (3-4-2-1)
Martin Dubravka; Bashir Humphreys, Maxime Esteve, Josh Laurent; Lucas Pires, Florentino, Lesley Ugochukwu, Kyle Walker; Hannibal Mejbri, Marcus Edwards; Armando Broja.
Pelatih: Scott Parker
Manchester United (4-2-3-1)
Senne Lammens; Luke Shaw, Lisandro Martinez, Ayden Heaven, Diogo Dalot; Casemiro, Manuel Ugarte; Matheus Cunha, Bruno Fernandes, Patrick Dorgu; Benjamin Sesko.
Pelatih: Darren Fletcher
Kesimpulan
Burnley vs Manchester United, Hasil imbang ini menunjukkan bahwa Manchester United masih memiliki pekerjaan rumah besar, terutama di sektor pertahanan, meski performa menyerang mereka terlihat menjanjikan. Benjamin Sesko menjadi sorotan utama dengan dua golnya, sementara Burnley patut diapresiasi atas semangat juang mereka dalam mengamankan satu poin penting di tengah perjuangan keluar dari zona degradasi.